Cuplikan video yang beredar di media sosial Threads memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor melintas di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (21/1/2026). Video tersebut dikaitkan dengan informasi dugaan perampokan bermodus ban bocor, namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.
JAKARTA, LAMPUNG.fun - Sebuah unggahan media sosial Threads menjadi viral setelah akun bernama @septyan20_ membagikan informasi dan cuplikan video terkait dugaan aksi perampokan yang terjadi di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu siang.
Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan peringatan kepada masyarakat dengan kalimat.
“WASPADA!!! TERJADI PERAMPOKAN DI DAERAH PULO GADUNG.”
Akun tersebut juga menyebutkan bahwa peristiwa itu diduga melibatkan mobil sekjend gemuruh (sayap dari Partai NasDem).
Namun hingga berita ini diturunkan, klaim tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak berwenang maupun pihak terkait.
Lebih lanjut, akun @septyan20_ menjelaskan modus yang diduga digunakan pelaku, yakni dengan memberi tahu pengendara bahwa ban kendaraan bocor atau bermasalah.
Saat korban lengah, rekan pelaku disebut bergerak dari pintu sebelah kendaraan untuk mengambil barang-barang di dalam mobil.
“Dengan modus, si perampok memberi tahu, kalau mobil ban bocor/bermasalah, lalu teman komplotannya bergerak dari pintu sebelahnya, untuk mengambil barang-barang yang ada di mobil,” tulis akun tersebut.
Dalam unggahan yang sama, disebutkan pula bahwa modus serupa diklaim sudah sering terjadi, sehingga masyarakat diminta untuk selalu waspada.
“Tetap waspada dan berhati-hati selalu,” tulis akun tersebut menutup unggahannya, disertai tagar #lambeturah #nasdem #polri.
Unggahan tersebut juga dilengkapi cuplikan video rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor melintas di jalan, dengan penanda waktu 21 Januari 2026 pukul 11.03 WIB.
Namun demikian, video tersebut belum dapat dipastikan keterkaitannya secara langsung dengan dugaan perampokan yang dimaksud.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian terkait peristiwa tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tidak menyimpulkan secara sepihak, tetap meningkatkan kewaspadaan, serta melaporkan kepada aparat berwenang apabila mengalami atau mengetahui kejadian serupa.
Penulis: (iskandar).
