Keterangan Gambar: Tangkapan layar video unggahan media sosial Threads yang memperlihatkan kondisi SDN 1 Batuprotimur, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, tampak sepi tanpa aktivitas siswa, disertai narasi dugaan sekolah tetap menerima bantuan Makanan Bergizi (MBG) meski tidak ada kegiatan belajar mengajar.
SAMPANG, LAMPUNG.fun -- Sebuah unggahan video di media sosial Threads menjadi perbincangan publik setelah menyoroti kondisi sebuah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, yang disebut tidak memiliki siswa dan tidak menjalankan kegiatan belajar mengajar, namun tetap menerima bantuan Makanan Bergizi (MBG).
Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Threads @agussyairofi, dengan keterangan tertulis. “Ini bagaimana ceritanya, gak ada siswanya, gak ada pembelajaran tapi terima MBG. Selain itu guru tetap aktif ngantor. Harus ada tindakan dan evaluasi dari dinas pendidikan setempat.”
Dalam video yang diunggah, tampak kondisi lingkungan sekolah yang terlihat sepi tanpa aktivitas siswa. Pada bagian visual video juga tertulis narasi:
“VIRAL! SDN DI SAMPANG SEPI TANPA SISWA, GURU MALAH ASYIK NGOPI DAN DANGDUTAN”
Selain visual, terdengar pula cuplikan suara perekam video yang menyebutkan secara langsung waktu kejadian dan maksud pengambilan gambar.
Dalam rekaman tersebut, perekam menyampaikan. "Ini saya sedang sengaja menyaksikan penurunan bantuan Makanan Bergizi MBG yang akan diberikan kepada SDN 1 Batuprotimur, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, hari Senin (19/1/2026).
Lebih lanjut, dalam suara video tersebut juga disampaikan keheranan terkait kondisi sekolah, dengan pernyataan:
“Aneh ini sekolah tidak pernah ada siswa-siswi dan tidak ada kegiatan belajar mengajar, namun selalu dikirim MBG.”
Unggahan ini kemudian menuai beragam tanggapan dari warganet. Salah satu komentar menyebutkan:
“Mana bisa dapat bantuan TV juga, kocak,” tulis akun @rizalufias.
Sementara akun lain berkomentar.
“Salahkan pemerintahnya, kenapa malah bikin sekolah rakyat,” tulis akun @upik1005.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat klarifikasi resmi dari pihak sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, maupun instansi terkait penyaluran bantuan MBG. Informasi yang beredar masih bersumber dari unggahan media sosial dan membutuhkan verifikasi lanjutan dari pihak berwenang.
penulis: (iskandar).
