Tangkapan layar unggahan Threads akun liska.dwi yang menampilkan proses perawatan kulit kering dengan metode DIY. Terlihat campuran lulur tubuh, baby oil, dan serum dalam wadah kaca, serta adegan pengaplikasian lulur ke tangan. Konten ini menggambarkan tren gaya hidup perawatan kulit kering low budget ala media sosial Threads yang sedang viral dan
LAMPUNG.fun -- Sebuah unggahan di media sosial Threads kembali memantik perbincangan warganet seputar gaya hidup dan perawatan diri, khususnya untuk mengatasi kulit kering. Akun Threads liska.dwi melalui kanal bertema Skin Care Threads membagikan pengalaman uniknya meracik perawatan tubuh sendiri di rumah. Unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 4.054 kali dan ramai dikomentari pengguna lain.
Dalam unggahannya, akun liska.dwi menulis secara lugas dan ekspresif, mengawali dengan kalimat peringatan: “🚫 STOP JADI ‘ALCHEMIST’ DI KAMAR MANDI!”
Ia kemudian melanjutkan dengan pertanyaan reflektif kepada para pengikutnya:
“DI UMUR BERAPA KALIAN TAU? Kalo nyampurin lulur + baby oil + serum kayak habis keluar PERAWATAN di ATHENA”
Menurut pengakuannya, metode mencampur beberapa produk perawatan tubuh tersebut awalnya terasa tidak masuk akal. Namun setelah dicoba, hasilnya justru di luar dugaan.
“Gak, ini gak masuk AKAL. Tapi begitu di Coba langsung SPEECHLESS 😭”
Unggahan itu juga menegaskan bahwa racikan tersebut bukanlah perawatan profesional di klinik kecantikan, melainkan alternatif sederhana dengan biaya terjangkau.
“Plis ini Mah ATHENA versi Low budget”
Di akhir tulisannya, ia mengajak interaksi warganet dengan bertanya:
“Ada yang udah nyoba disini?”
Selain teks, akun tersebut juga mengunggah konten video dan gambar yang memperlihatkan proses pencampuran produk perawatan tubuh. Dalam video yang dibagikan, terlihat tangan seseorang mengoleskan campuran lulur ke kulit, sementara pada gambar lainnya tampak wadah lulur bermerek Dove, botol baby oil, serta cairan serum yang dicampurkan dalam sebuah mangkuk kecil sebelum diaplikasikan.
Unggahan ini mencerminkan tren gaya hidup masa kini, khususnya di kalangan pengguna media sosial, yang gemar mencoba perawatan kulit secara mandiri (do it yourself atau DIY). Kulit kering memang menjadi salah satu masalah umum, terutama bagi masyarakat yang sering terpapar pendingin ruangan, cuaca panas, atau memiliki aktivitas luar ruang tinggi.
Dalam konteks gaya hidup, perawatan kulit bukan lagi sekadar rutinitas kecantikan, tetapi juga bagian dari self-care dan ekspresi diri. Banyak pengguna media sosial membagikan pengalaman personal mereka, termasuk mencoba kombinasi produk tertentu yang dianggap lebih praktis dan hemat biaya dibandingkan perawatan klinik.
Namun demikian, penting dicatat bahwa apa yang dibagikan oleh akun liska.dwi merupakan pengalaman pribadi, bukan rekomendasi medis atau saran profesional. Sesuai dengan kode etik jurnalistik, informasi ini disampaikan sebagai fenomena sosial dan gaya hidup yang tengah diperbincangkan, tanpa klaim ilmiah atau jaminan hasil yang sama bagi semua orang.
Kolom komentar unggahan tersebut dipenuhi respons beragam, mulai dari rasa penasaran hingga keinginan mencoba sendiri di rumah. Sebagian warganet menyebut metode tersebut menarik karena menggunakan produk yang mudah ditemukan, sementara lainnya mengingatkan pentingnya memahami jenis kulit masing-masing sebelum mencoba mencampur produk.
Para ahli dermatologi secara umum kerap mengingatkan bahwa tidak semua produk aman untuk dicampur, terutama jika mengandung bahan aktif tertentu. Kulit setiap orang memiliki sensitivitas berbeda, sehingga uji coba pada area kecil kulit sangat disarankan sebelum penggunaan rutin.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana media sosial, termasuk Threads, berperan besar dalam membentuk pola gaya hidup modern. Informasi menyebar cepat, pengalaman personal mudah viral, dan tren perawatan diri pun berkembang dinamis. Di sisi lain, pengguna diharapkan tetap kritis dan bijak dalam menyaring informasi, terutama yang berkaitan dengan kesehatan kulit.
Unggahan liska.dwi menjadi contoh bagaimana cerita sederhana di kamar mandi bisa berkembang menjadi topik diskusi luas tentang perawatan kulit kering, gaya hidup hemat, dan kreativitas dalam merawat diri. Meski menarik, publik tetap diimbau untuk menjadikan konten media sosial sebagai referensi awal, bukan satu-satunya acuan.
Dengan demikian, tren “alchemist” ala kamar mandi ini menambah warna dalam dunia lifestyle digital, sekaligus mengingatkan pentingnya keseimbangan antara eksperimen pribadi dan pengetahuan yang bertanggung jawab.
Editor ( iskandar).

